Dosen Hukum Keluarga Terlibat Riset Penelitian Format Putusan Pengadilan Indonesia

Sejak diberlakukannya Perma Nomor 9 Tahun 2017 tentang Format (Template) dan Pedoman Penulisan Putusan atau Penetapan Mahkamah Agung, format putusan merupakan salahsatu fitur yang penting dan berguna dalam proses pembuatan putusan. Hal ini tidak hanya untuk memudahkan hakim, adapun fungsi lain yaitu sebagai pedoman serta mempercepat minutasi putusan, dan juga secara tidak langsung menguntungkan para pihak karena akan lebih cepat mendapatkan dokumen putusan lengkap atas perkaranya.

Terkait hal tersebut, empat lembaga melakukan penelitian terkait format putusan pengadilan untuk perkara yang menjadi wewenang empat lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung. Empat lembaga yang ikut serta dalam penyusunan yaitu, Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia – Fakultas Hukum UI (MaPPI FHUI), Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN Bandung), Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UI (PSHTN UI), dan Lembaga Kajian dan Advokasi Independensi Peradilan (LeIP).

Pada penelitian yang dimulai pada akhir tahun 2018 tersebut, UIN Bandung berkontribusi untuk riset yang terkait format putusan perkara perdata agama dan ekonomi syariah. Adapun dosen Hukum Keluarga yang ikut andil terlibat riset bersama, yaitu Deni Kamaludin Yusup, Ramdani Wahyu Sururie dan Burhanuddin Hamnach.

Penelitian ini dibuat sebagai bahan rekomendasi untuk pihak internal MA dalam pembuatan format putusan. Selain itu, diharapkan penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi masyarakat sipil, akademisi, serta komunitas hukum lain yang tertarik dengan sistematika putusan pengadilan dari empat jenis perkara yang menjadi wewenang lingkungan peradilan. Oleh karenanya, diharapkan penelitian ini juga dapat menambah khazanah ilmiah di bidang reformasi/pembaruan peradilan.

Hasil penelitian tersebut dapat diunduh pada link berikut: